FIFA 2018

Pengundian FIFA World Cup 2018 Pengundian FIFA World Cup 2018

Pengundian putaran final dalam rangka Agen Bola Piala Dunia ( World Cup ) FIFA 2018 ini sebelumnya telah dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 1 Desember 2017 lalu pada pukul 18:00 MSK di Istana Negara Kremlin, Moskwa. 32 tim diundi ke dalam delapan grup, yang masing-masing grupnya berisi empat tim. Acara tersebut dibintangi oleh Gianni Infantino ( seperti biasanya ) dan dihadiri langsung oleh Presiden Rusia, Vladimir Putin. Menariknya, tidak ada grup yang benar – benar bisa dianggap sebagai grup neraka di Piala Dunia kali ini. Jerman mendapatkan lawan – lawan terberat di Grup F, di mana mereka harus menghadapi Meksiko, Swedia, dan Korea Selatan pada musim panas tahun depan.

Untuk pengundian, tim peserta dibagi dalam empat pot berdasarkan Peringkat Dunia FIFA per Oktober 2017. Pot 1 berisi tuan rumah Rusia ( secara otomatis ditempatkan di Posisi A1 ) dan tujuh tim paling atas, Pot 2 berisi delapan tim paling atas berikutnya, dan begitu pula untuk Pot 3 serta Pot 4. Ini merupakan pengundian yang berbeda dari pengundian – pengundian sebelumnya, di mana hanya Pot 1 berdasarkan Peringkat FIFA sementara pot – pot yang lain diundi berdasarkan pertimbangan geografis. Meski pun begitu, tetap akan mempertahankan fakta bahwa tim dari konfederasi yang sama tidak dilakukan pengundian melawan satu sama lain dalam babak grup, kecuali UEFA di mana setiap grup berisi dua tim.

Pengundian World Cup 2018

Setiap tim wajib mendaftarkan skuat awal dengan jumlah 30 orang pemain. Dari skuat awal tersebut, setiap tim mendaftarkan skuat akhir dengan jumlah 23 orang pemain ( 3 di antaranya menjadi penjaga gawang ) sebelum tenggang waktu yang telah ditentukan oleh FIFA. Pemain dalam daftar skuat akhir dapat digantikan akibat cedera serius hingga waktu 24 jam sebelum pertandingan pertama tim tersebut, di mana pemain pengganti tidak perlu berada dalam daftar skuat awal.

Untuk pemain yang berada dalam 30 nama skuat awal, ada masa istirahat wajib pada 21 hingga 27 Mei 2018, kecuali bagi pemain yang terlibat dalam Final Liga Champions UEFA 2018yang dimainkan pada 26 Mei 2018.

Pada Februari 2018 lalu, telah diumumkan bahwa jumlah pemain yang berada dalam daftar skuat awal ditambah dari 30 menjadi 35. Dikarenakan UEFA menjadi konfederasi dengan wakil terbanyak, terdapat grup di putaran final nanti yang berisi dua wakil dari Benua Eropa.

Di grup B, Juara Piala Eropa 2016 akan bertemu dengan Spanyol yang merupakan juara dari turnamen tersebut pada 2008 dan 2012. Sementara itu, di Grup G, Belgia dan Inggris sudah berduel sejak awal. Juara lima kali yang diraih oleh Brasil, sehingga negara tersebut bisa dikatakan masuk ke dalam grup yang tidak bisa diprediksi. Selecao berada satu grup dengan Swiss, Kosta Rika, dan Serbia selaku tim kudm hitam pada turnamen antarnegara.

Grup A :

Rusia
Arab Saudi
Mesir
Uruguay

Grup B :

Portugal
Spanyol
Maroko
Iran

Grup C :

Perancis
Australia
Peru
Denmark

Grup D :

Argentina
Islandia
Kroasia
Nigeria

Grup E :

Brasil
Swiss
Kosta Rika
Serbia

Grup F :

Jerman
Meksiko
Swedia
Korea Selatan

Grup G :

Belgia
Panama
Tunisia

Inggris